Tentang KBHI

 

KBHI (Kontak Bisnis Hortikultura Indonesia) didirikan sebagai organisasi kemasyarakatan yang bertujuan untuk mengoptimalkan pengelolaan dan pengembangan sumber daya hortikultura di Indonesia. Hal ini dilakukan agar produksi, produktivitas, kualitas, nilai tambah, daya saing, dan pangsa pasar dari produk hortikultura dapat ditingkatkan, serta dapat menyediakan lapangan kerja dan kesempatan usaha bagi masyarakat.

Komoditas hortikultura di Indonesia terdiri dari 323 jenis produk, meliputi 60 jenis buah-buahan, 80 jenis sayuran, 66 jenis tanaman obat, dan 117 jenis tanaman hias. Namun, baru sekitar 90 jenis produk hortikultura yang secara komersial dan luas dikembangkan. Pengembangan hortikultura secara intensif diharapkan dapat memberikan dampak yang luar biasa dalam pertumbuhan ekonomi masyarakat, seperti pelestarian lingkungan, penciptaan lapangan kerja dan peningkatan pendapatan, menarik investasi skala kecil dan menengah, pengendalian inflasi dan stabilisasi harga komoditas strategis, pelestarian dan pengembangan identitas nasional, peningkatan ketahanan pangan, dan menunjang pengembangan sektor pariwisata.

Meskipun potensi pengembangan produk hortikultura di Indonesia sangat besar, namun masih mengalami banyak kendala, seperti pelaksanaan regulasi serta pembinaan teknis yang belum optimal, kapasitas SDM yang belum memadai, kelembagaan hortikultura yang masih lemah, serta penerapan inovasi teknologi yang belum optimal.

Dalam rangka berpartisipasi dalam pembangunan hortikultura nasional, KBHI didirikan sebagai organisasi kemasyarakatan dengan legalitas SK No 1 pada 6 Maret 2018 oleh Notaris Prima Cipta Budi Santosa, SH. KBHI memiliki tempat kedudukan di Jl Sumber Wuni 01 RT002/RW 001 Desa Kalirejo, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang, Jawa Timur. KBHI terdiri dari anggota premium sebanyak 91 orang dan anggota biasa sebanyak 153 orang.

Visi KBHI adalah menjadi produk anggota yang lebih mudah ditemukan, memenuhi kebutuhan pasar, dan menghasilkan kesejahteraan bagi anggota. Sementara itu, misi KBHI meliputi mewujudkan kegiatan usaha hortikultura yang modern, terintegrasi, efisien, berkelanjutan, dan ramah lingkungan; mewujudkan tata niaga dan rantai nilai hortikultura yang adil dan transparan; membangun kesamaan persepsi seluruh pemangku kepentingan hortikultura Indonesia dalam memperjuangkan serta melindungi ketahanan dan kedaulatan pangan menghadapi kancah bisnis global; serta meningkatkan nilai tambah dan daya saing produk hortikultura. KBHI juga dibangun dengan karakter dan budaya organisasi yang bermartabat, berintegritas, dan berdaya saing.

Karakter dan Budaya Organisasi kontak bisnis hortikultura indonesia

 

Industri hortikultura di Indonesia memiliki karakter dan budaya organisasi yang kuat. Organisasi dalam bisnis ini dibangun dengan prinsip-prinsip yang menjunjung tinggi martabat, integritas, dan daya saing. Hal ini mencerminkan keinginan untuk mencapai keseimbangan yang baik antara aspek sosial, moral, dan ekonomi.

Pentingnya karakter organisasi terlihat dalam upaya menjunjung tinggi harga diri dan harkat kemanusiaan. Dalam bisnis hortikultura, organisasi harus memahami bahwa produk yang dihasilkan dapat mempengaruhi kualitas hidup manusia. Oleh karena itu, menjaga standar etika dan kualitas produk menjadi prioritas utama bagi organisasi di dalamnya.

Integritas juga menjadi aspek penting dalam karakter dan budaya organisasi. Dalam bisnis hortikultura, terdapat banyak kesempatan untuk menipu dan memanipulasi pasar. Oleh karena itu, organisasi harus menunjukkan kesatuan sikap yang utuh dan memancarkan sifat moral kewibawaan dan kejujuran agar dapat dipercaya dan dihormati oleh para pelanggan.

Selain itu, daya saing juga menjadi faktor penting dalam karakter dan budaya organisasi di bisnis hortikultura. Dalam era globalisasi dan persaingan yang semakin ketat, organisasi harus memiliki kemampuan dan kekuatan untuk berkompetisi. Dengan terus meningkatkan kualitas produk dan layanan yang ditawarkan, organisasi dapat mempertahankan posisinya di pasar dan bahkan memperluas pangsa pasar.

Dalam keseluruhan, karakter dan budaya organisasi merupakan fondasi yang penting bagi keberhasilan bisnis hortikultura di Indonesia. Dengan menjunjung tinggi martabat, integritas, dan daya saing, organisasi dapat mempertahankan kredibilitasnya dan menjadi pemain yang kuat di pasar global.

Tujuan, Tugas, dan Kegiatan

 

Tujuan KBHI adalah mewujudkan pengelolaan dan pengembangan sumber daya hortikultura secara optimal, bertanggung jawab, dan lestari dalam rangka meningkatkan produksi, produktivitas, kualitas, nilai tambah, daya saing, dan pangsa pasar serta menyediakan lapangan kerja dan kesempatan usaha.

    Tugas KBHI terdiri dari beberapa hal, yaitu:

    • Merumuskan, menyusun, dan membuat rekomendasi strategis pengembangan sumber daya hortikultura Indonesia.
    • Menyelenggarakan fasilitasi, intermediasi, dan program kerjasama antar pelaku usaha hortikultura.
    • Menjalin kerja sama antar pihak dengan seluruh pemangku kepentingan (stakeholder) nasional dan internasional untuk kemajuan hortikultura.

     

    Untuk mencapai tujuan tersebut, KBHI menyelenggarakan berbagai kegiatan dan usaha, seperti:

    • Pengembangan organisasi dan jejaring secara nasional dengan didukung oleh sumber daya manusia tangguh dan manajemen organisasi yang modern dan akuntabel.
    • Menfasilitasi pembentukan kerja sama bisnis korporasi yang melibatkan petani, kelompok/koperasi petani, perusahaan swasta, perusahaan milik negara, instansi/lembaga pemerintah, asosiasi komoditas, asosiasi perdagangan, lembaga keuangan, dan lembaga lain yang dapat mendukung tujuan organisasi.
    • Menjadi payung bagi pelaku kegiatan bisnis hortikultura.
    • Memberikan masukan kepada pemerintah, industri, petani, pedagang dan atau perumus kebijakan pengembangan hortikultura.
    • Menghimpun dan mentransmisikan informasi peluang bisnis bidang hortikultura.
    • Melakukan kegiatan pendidikan, pelatihan, pendampingan dalam rangka mendukung pengembangan bisnis usaha hortikultura.
    • Melakukan supervisi program advokasi dan regulasi.

    Struktur Kepengurusan 2021-2024

     

    Dewan Pakar

    • Dr. Ir. Mohamad Reza Tirtawinata, MS
    • Wawan Darmawan, SP, MM
    • Ir. Supriyono Loekito, MTA
    • Prof. Dr. Ir. Y. Aris Purwanto, M.Sc. IPU
    • Prof.Dr.Ir Sobir, M.Si
    • Dr.(HC) M.Gunung Soetopo
    • Dr Awang Maharijaya SP. MSi

    Dewan Penasehat Organisasi

    • Ir. Aminudin Aziz, MM
    • Nursyamsu Mahyuddin
    • Torino Djunaidi

    Pembina : Ilut Maulut

    Pengurus Harian

    1. KETUM Kurniadi Ikhwan, ST.
    2. Sekjen Donnie Aqsha, S.P
    3. Sekretaris Suci Puji Suryani, Ir 
    4. Bendahara Basuni, Drs
    5. Sekretaris Eksekutif Agus Fajri, ST
    6. Ketua Bidang Kehumasan Niken Pentadewi, ST
    7. Ketua Bidang Peningkatan Bisnis Anggota Anis Azhar, S.P
    8. Ketua Bidang Keanggotaan Pekik Warnendya, S.P

    Terakhir, terdapat anggota premium KBHI yang terdiri dari:

    • PT Agro Investama Indonesia • NUSAFRESH.COM • Sabila Farm • PT. KARYA MASYARAKAT MANDIRI • CV AGRO UTAMA MANDIRI LESTARI • KSU KAROMAH • PT. MITRA USAHA HORTINDO • Agreelan group • pertanian dan kuliner • PT Agro Buah Nusantara • UD. Kusuma Putra • Hidroponik • Hortikultura indonesia Nursery • Kebon’s Agro Jogja Mitra Tani • PSM pondoh sawiji mulyo • PT.AGRO ZEE ANNUR • Nusagreen Fresh and Spice • PT Ayo Tani Berjaya • PT. Artisan Vii Agroindustri • PT. KARUNIA NIAGA SEJAHTERA • Kampung IPB • PT Shomad Multi Plant • Pusbikat • Fresh On • Alpokat Garden • CHITASIL Edible Coating • Indrapuri Agro • CV.OMKOEMIS FRESH • Nudira & DaFa • WE-ONE FRESH PACKING HOUSE • CV. Raja Bawang • PT. MULIA BINTANG UTAMA • MYFRESH STORY • Mitra Tani Unggul • Training Center Mekarjaya • PT. Agrowing Agrikultura Indonesia • KMM • CV Bathara Muda Mandiri Indonesia • Cv cempaka mulya • UD Surya Inti group • PT. KUJANG JAYA MAKMUR • CV WIBAWA MUKTI • CV arindo makmur • CV SUPER MANGGIS • Exspor salak pondoh segar • CV kajeye food • Konco Tani Indonesia • Ud. Kel. Tani gema ireng • CV Multi Lestari • PT. Gema Fajar Solusi Nusantara (GFSN) • CV FF2.Advance Technology • CV. Wonosari Horticulture Indonesia • CV. ARJUNA FLORA • Sumberejeki • VNT Garden • NUSAFRESH • Zani Farm • CV WIBAWA MUKTI • PT. MAHKOTA MULTI MANDIRI • PT. Alamanda Sejati Utama • Pangan Sejahtera Explora Alamindo • PT Azrina Solusi Indonesia • PT Agro Investama Indonesia • KSIP Agro • UD MAS FARM • Yayasan Durian Nusantara • CV. Jafard Agro • JAYA TANIKU • CV Bintang Permana • Gapoktan Alamanda • Cv. PIREKI ASIA • PT. Bimandiri Agro Sedaya • PT sumber agro utama

    Tugas dan fungsi Kepengurusan

     

    Tugas Dewan Pakar KBHI:

    1. Memberikan saran dan masukan terkait pengembangan sumber daya hortikultura Indonesia.
    2. Membantu merumuskan strategi dan kebijakan pengembangan hortikultura yang efektif dan efisien.
    3. Menyampaikan hasil penelitian dan pemikiran ilmiah terkait hortikultura.
    4. Membantu mengevaluasi dan meningkatkan kualitas program-program KBHI.
    5. Menjalin hubungan dan kerja sama dengan institusi akademis dan penelitian terkait hortikultura.

     

    Tugas Dewan Penasehat Organisasi KBHI:

    1. Memberikan nasihat dan saran kepada pengurus KBHI terkait manajemen organisasi dan strategi pengembangan bisnis hortikultura.
    2. Memfasilitasi terciptanya kemitraan dan kerja sama antara KBHI dengan berbagai pihak terkait.
    3. Membantu menyelesaikan permasalahan internal KBHI dan memberikan solusi terbaik bagi kelangsungan organisasi.
    4. Menjaga hubungan yang baik antara KBHI dan pemangku kepentingan lainnya dalam industri hortikultura.
    5. Memberikan masukan terkait pengambilan keputusan penting bagi organisasi.

     

    Tugas Pembina Organisasi KBHI:

    1. Memberikan arahan dan saran terkait pengembangan organisasi KBHI.
    2. Menjaga integritas dan etika dalam organisasi KBHI.
    3. Menjalin hubungan yang baik antara KBHI dan pihak-pihak terkait dalam industri hortikultura.
    4. Memberikan bimbingan dan motivasi kepada pengurus dan anggota KBHI dalam mencapai tujuan organisasi.
    5. Memperkuat citra positif KBHI di mata publik dan industri hortikultura

     

      • Tugas Pengurus Harian
        1. Ketum Kurniadi Ikhwan:
          • Meningkatkan sinergi antara anggota dan pemangku kepentingan dalam bisnis hortikultura.
          • Mendorong dan mengarahkan KBHI dalam mencapai tujuan strategisnya.
          • Mempertahankan dan meningkatkan citra KBHI.
        2. Sekjen Donnie Aqsha, S.P:
          • Menyusun rencana strategis pengembangan sumber daya hortikultura Indonesia.
          • Mengkoordinasikan dan mengelola program kerjasama antar pelaku usaha hortikultura.
          • Mengawasi implementasi program kerjasama dan memberikan laporan kegiatan KBHI secara berkala.
        3. Sekretaris Suci Puji Suryani, Ir:
          • Mengatur dan memonitor administrasi KBHI.
          • Menyusun dan mengawasi dokumen kegiatan KBHI.
          • Mengkoordinasikan kegiatan-kegiatan internal KBHI.
        4. Bendahara Basuni, Drs:
          • Mengelola keuangan KBHI secara transparan dan akuntabel.
          • Menyusun laporan keuangan secara berkala dan menyampaikan laporan kepada ketua umum.
          • Merencanakan dan mengatur pengeluaran KBHI dengan bijak.
        5. Sekretaris Eksekutif Agus Fajri, ST:
          • Mengawasi program kerjasama dan kegiatan KBHI.
          • Menjalin dan memelihara hubungan baik dengan pemangku kepentingan.
          • Menyusun laporan kegiatan KBHI.
        6. Ketua Bidang Kehumasan Niken Pentadewi, ST:
          • Menyusun dan mengimplementasikan program kehumasan KBHI.
          • Mengawasi publikasi kegiatan KBHI di media massa.
          • Mengkoordinasikan kegiatan advokasi dan regulasi KBHI.
        7. Ketua Bidang Peningkatan Bisnis Anggota Anis Azhar, S.P:
          • Menyusun program peningkatan bisnis anggota KBHI.
          • Mengkoordinasikan kegiatan pelatihan, pendampingan dan pendidikan anggota KBHI.
          • Menjalin kerjasama dengan perusahaan swasta, perusahaan milik negara, lembaga keuangan, dan lembaga lain yang dapat mendukung tujuan organisasi.
        8. Ketua Bidang Keanggotaan Pekik Warnendya, S.P:
          • Menyusun program peningkatan keanggotaan KBHI.
          • Mempromosikan KBHI sebagai wadah bagi pelaku kegiatan bisnis hortikultura.
          • Memonitor dan melaporkan jumlah anggota KBHI secara berkala.