Malang, 9 Februari 2022, Sekjen Kontak Bisnis Hortikultura Indonesia (KBHI) Donie Aqso berhasil mengekspor jehe gajah ke Belanda. Keberhasilan ini tak lepas dari peran serta tim supplier, yaitu Bapak Abdul Jalil Lawang, Bapak Arik Situbondo, Mas Aan Situbondo, dan Mas Eko Semarang, serta tim manajemen yang dipimpin oleh Bapak Ihsan dan Bapak Basuni.

Keberhasilan Donie Aqso dalam mengekspor jehe gajah ke Belanda adalah sebuah pencapaian yang sangat positif. Hal ini karena harga yang diberikan oleh eksportir, Donie Aqso, empat kali lebih mahal dari harga lokal. Selain itu, serapannya sangat besar, sehingga keberhasilan ini sangat membantu petani dan supplier untuk terus berkembang.

Dalam kegiatan ini, petani dan supplier menjadi lebih teredukasi mengenai kualitas produk agar dapat diterima di negara Belanda. Hal ini berkat pembinaan dari Balai Karantina Surabaya, yang dipimpin oleh Bapak Wawan.

Jehe gajah merupakan salah satu jenis produk hortikultura yang sangat diminati oleh negara-negara di Eropa. Keberhasilan Donie Aqso dalam mengekspor jehe gajah ke Belanda menunjukkan bahwa Indonesia mampu bersaing dalam pasar global produk hortikultura.

Keberhasilan ini juga menunjukkan bahwa KBHI sebagai organisasi yang bergerak di bidang hortikultura, dapat membantu dan memperkuat petani serta supplier Indonesia. Dengan adanya kegiatan ini, KBHI berhasil menciptakan peluang ekspor baru bagi produk hortikultura dari Indonesia.

Donie Aqso dan timnya sukses mengekspor jehe gajah ke Belanda, tetapi keberhasilan ini tidak bisa diraih tanpa kerja sama dan kolaborasi dari seluruh tim. Tim supplier dan manajemen memainkan peran yang sangat penting dalam pencapaian ini, dan berhasil memenuhi standar kualitas yang diminta oleh pasar global.

Diharapkan dengan keberhasilan ini, petani dan supplier Indonesia akan semakin termotivasi untuk menghasilkan produk hortikultura berkualitas tinggi yang dapat bersaing di pasar global. Selain itu, KBHI juga diharapkan dapat terus membantu para petani dan supplier dalam mengembangkan produk-produk hortikultura yang berkualitas dan mampu bersaing di pasar global.