Jawa Timur, 15 Mei 2023 – Kontak Bisnis Hortikultura Indonesia mengadakan acara rapat koordinasi dan Persenjataan Perjanjian Kerja Sama (PKS) untuk memperkuat mekanisme pemenuhan kebutuhan pasar melalui Kemitraan Loop Tertutup Agribisnis Hortikultura. Acara ini diadakan dalam rangka mendukung ketersediaan pasokan di wilayah Jawa Timur dan Bali, yang diinisiasi oleh Kemenko Bidang Perekonomian bekerja sama dengan Kamar Dagang dan Industri Indonesia dan PT Pasar Komoditi Nasional Indonesia.

Kemitraan Closed Loop Agribisnis Hortikultura merupakan skema kerja sama agribisnis dari hulu hingga hilir yang melibatkan kolaborasi multipihak, termasuk Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, BUMN, dan Perusahaan Swasta. Skema ini bertujuan untuk menciptakan kekacauan pasok pangan yang efektif dan efisien, serta menjamin ketersediaan pasokan dan stabilisasi harga.

Acara ini dihadiri oleh Asisten Deputi Pengembangan Agribisnis Hortikultura Kemenko Perekonomian, Yuli Sri Wilanti, serta Ketua Komite Tetap Hortikultura Kamar Dagang dan Industri Indonesia, Karen Tambayong. Narasumber yang dihadirkan dalam acara ini antara lain Direktur Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan Badan Pangan Nasional, Maino Dwi Hartono, Prof. Dr. Muhammad Firdaus SP, M.Si., Atase Pendidikan dan Kebudayaan Perwakilan Republik Indonesia Kuala Lumpur, Direktur Utama PT Paskomnas Indonesia , dan Walikota Surabaya, Eri Cahyadi.

Acara ini juga diikuti oleh perwakilan dari Pondok Pesantren Fathul Ulum, UD Jalu Mahatma, dan Koperasi Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Sejahtera Jember yang menyusun Perjanjian Kerja Sama dengan PT Paskomnas Indonesia dengan pola Kemitraan Closed Loop.

Diskusi bersama dilakukan dalam acara ini untuk mengoptimalkan implementasi kemitraan hortikultura loop tertutup agribisnis dan membangun sinergi antara semua pihak yang terlibat. Diharapkan kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan guna menciptakan pasar induk berjaringan nasional yang efektif dalam memenuhi kebutuhan pasok pangan di Indonesia.