Blitar, 19 Maret 2023 – Kreativitas dan inovasi petani dalam mengembangkan usaha pertanian semakin berkembang. Salah satu petani yang berhasil mengimplementasikan inovasi baru dalam penggarapan lahan pertaniannya adalah Yuswanto, seorang petani modern yang mengembangkan usaha budidaya melon premium di atas lahan pertaniannya seluas 10.044 meter di tepi Jalan Klangon-Tempel Km 6 selatan Kapanewon Moyudan.

Menurut Yuswanto, bibit melon premium dibeli secara online karena jenis tanaman ini sulit ditemukan di warung pertanian terdekat. Pada panen perdana, Yuswanto berhasil memetik hasil panen sebesar 1.150 kilogram setelah masa pemeliharaan selama 68 hari. Namun, ia mengalami kendala dalam mencari pembantu yang memiliki sumber daya manusia mumpuni dalam budi daya melon premium, serta serangan hama keriting pada tanaman melon.

Dalam proses persiapan lahan, Yuswanto menghabiskan dana sekitar Rp 35 juta, sementara untuk biaya bibit dan pemeliharaan mencapai Rp 9 juta. Kendati mengalami kendala dalam proses bercocok tanam, Yuswanto menilai budidaya melon premium memiliki prospek yang cerah dan sangat berpotensi untuk meningkatkan usaha pertanian.

Menanggapi berita tersebut, Ketua Umum Kontak Bisnis Hortikultura Indonesia (KBHI), Kurniadi Ikhwan, ST. menyambut baik dan mengapresiasi kinerja Yuswanto dalam mengembangkan usaha budidaya melon premium tersebut. Menurutnya, petani seperti Yuswanto sangat penting dalam mengembangkan industri hortikultura di Indonesia.

“Kontak Bisnis Hortikultura Indonesia (KBHI) selalu mendukung petani-petani inovatif dan kreatif seperti Yuswanto dalam mengembangkan usaha pertanian mereka. Kami juga akan terus mendorong inovasi dan penggunaan teknologi modern di bidang pertanian untuk meningkatkan kesejahteraan petani dan mendukung ketahanan pangan nasional,” ujarnya.

KBHI adalah sebuah organisasi non-profit yang didirikan pada tahun 2011 dengan tujuan meningkatkan industri hortikultura Indonesia melalui kerjasama antara para pelaku bisnis dan pemerintah. Organisasi ini berkomitmen untuk memajukan industri hortikultura di Indonesia dengan meningkatkan kualitas produk dan produktivitas petani, serta memperkuat posisi pasar produk hortikultura Indonesia di tingkat nasional dan internasional.